Apakah Cacar Air Boleh Mandi? Mitos dan Fakta yang Perlu Diketahui

Photo of author

By admin

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal baru saja terdiagnosis dengan cacar air, mungkin muncul pertanyaan apakah boleh mandi atau tidak. Cacar air adalah penyakit kulit yang sangat menular dan dapat menyebabkan rasa gatal yang sangat tidak nyaman. Ada mitos yang mengatakan bahwa orang dengan cacar air tidak boleh mandi, tetapi apakah itu benar?

Apa itu Cacar Air?

Sebelum membahas apakah boleh mandi atau tidak, mari kita terlebih dahulu memahami apa itu cacar air. Cacar air atau varicella adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Penyakit ini ditandai dengan munculnya ruam merah berisi cairan pada seluruh tubuh, termasuk kulit kepala, bibir, dan kelamin. Cacar air sangat menular dan dapat menyebar melalui udara atau melalui kontak langsung dengan kulit orang yang terinfeksi.

Mengapa Ada Mitos Cacar Air Tidak Boleh Mandi?

Ada beberapa mitos yang berkembang mengenai cacar air dan mandi. Salah satu mitos tersebut adalah bahwa orang dengan cacar air tidak boleh mandi karena bisa membuat ruam menjadi lebih parah dan memperburuk kondisi kulit yang sedang dalam proses penyembuhan.

Namun, mitos ini sebenarnya tidak benar. Mandi atau berendam dalam air tidak akan membuat cacar air menjadi lebih buruk atau menyebar ke bagian tubuh lainnya. Bahkan, mandi atau berendam dapat membantu meredakan rasa gatal dan menjaga kulit tetap bersih.

Apakah Cacar Air Boleh Mandi?

Jawabannya adalah ya, Anda boleh mandi saat sedang menderita cacar air. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk menjaga kulit tetap bersih dan mencegah penyebaran infeksi.

1. Gunakan Air Hangat

Saat mandi, gunakan air hangat dan bukan air panas. Air panas dapat membuat kulit menjadi kering dan gatal lebih parah. Gunakan sabun yang lembut dan hindari menggosok kulit terlalu keras.

2. Jangan Menggaruk Kulit

Coba hindari menggaruk kulit yang sedang terinfeksi karena bisa memperburuk kondisi dan menyebar infeksi ke bagian lain dari tubuh. Bila kulit terasa sangat gatal, cobalah mengompres dengan handuk yang dibasahi air dingin.

3. Hindari Berbagi Handuk Atau Pakaian

Pastikan untuk tidak berbagi handuk atau pakaian dengan orang lain, karena cacar air sangat menular. Gunakan handuk dan pakaian yang baru setiap kali mandi.

4. Lakukan Perawatan Kulit

Setelah mandi, keringkan tubuh dengan lembut dan gunakan lotion untuk membantu melembabkan kulit dan mencegah rasa gatal.

Manfaat Mandi Saat Terkena Cacar Air

Saat terkena cacar air, mandi sebenarnya dapat memberikan beberapa keuntungan bagi penderita. Berikut adalah beberapa keuntungan mandi saat terkena cacar air:

1. Mengurangi Rasa Gatal Pada Kulit

Cacar air seringkali menimbulkan rasa gatal pada kulit, dan mandi dapat membantu meredakan rasa gatal tersebut. Saat mandi, air dapat membantu membersihkan kulit dari kotoran dan kuman yang mungkin menempel pada kulit, serta memberikan efek dingin yang dapat meredakan rasa gatal.

2. Menjaga Kebersihan Tubuh

Mandi juga penting untuk menjaga kebersihan tubuh saat terkena cacar air. Dengan mandi secara teratur, penderita cacar air dapat membersihkan tubuh dari kotoran dan kuman yang mungkin menempel pada kulit, serta membantu menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh.

Namun, perlu diingat bahwa mandi saat terkena cacar air harus dilakukan dengan cara yang benar agar tidak menyebarkan virus dan merusak gelembung-gelembung cacar air yang terbentuk pada kulit. Selain itu, penggunaan sabun dan handuk harus diperhatikan agar tidak merusak kulit yang sensitif saat terkena cacar air.

Cara Mandi yang Aman Saat Terkena Cacar Air

Meskipun mandi dapat memberikan beberapa keuntungan bagi penderita cacar air, namun harus dilakukan dengan cara yang benar agar tidak menyebarkan virus dan merusak gelembung-gelembung cacar air yang terbentuk pada kulit. Berikut adalah beberapa cara mandi yang aman saat terkena cacar air:

1. Gunakan Air Yang Hangat

Mandi dengan air yang terlalu panas dapat merusak kulit yang sensitif saat terkena cacar air dan dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kering dan iritasi. Sebaliknya, menggunakan air yang terlalu dingin juga tidak dianjurkan karena dapat memperburuk rasa gatal pada kulit. Sebaiknya gunakan air yang hangat untuk mandi saat terkena cacar air.

2. Hindari Penggunaan Sabun Keras

Penggunaan sabun yang keras dapat merusak kulit yang sensitif saat terkena cacar air dan dapat membuat kulit menjadi lebih kering dan iritasi. Sebaiknya gunakan sabun yang lembut atau sabun bayi untuk membersihkan kulit saat mandi.

3. Jangan Menggosok Kulit Terlalu Keras

Menggosok kulit terlalu keras saat mandi dapat merusak gelembung-gelembung cacar air yang terbentuk pada kulit dan dapat menyebabkan infeksi bakteri. Sebaiknya jangan menggosok kulit terlalu keras saat mandi dan cukup gunakan tangan untuk membersihkan kulit dengan lembut.

4. Gunakan Handuk Secara Lembut

Penggunaan handuk yang kasar dapat merusak kulit yang sensitif saat terkena cacar air dan dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kering dan iritasi. Sebaiknya gunakan handuk yang lembut dan keringkan kulit dengan menepuk-nepuknya secara perlahan.

Dengan melakukan cara mandi yang aman saat terkena cacar air, penderita dapat menjaga kebersihan tubuh dan meredakan rasa gatal pada kulit tanpa menyebarkan virus dan merusak gelembung-gelembung cacar air yang terbentuk pada kulit.

Perhatian Khusus saat Mandi Saat Terkena Cacar Air

Selain melakukan cara mandi yang aman saat terkena cacar air, ada beberapa perhatian khusus yang perlu diperhatikan agar tidak menyebarkan virus dan merusak gelembung-gelembung cacar air yang terbentuk pada kulit. Berikut adalah beberapa perhatian khusus saat mandi saat terkena cacar air:

1. Jangan Terlalu Lama Mandi

Terlalu lama dapat membuat kulit menjadi lebih kering dan iritasi, serta dapat membuat gelembung-gelembung cacar air pecah dan berisiko terinfeksi bakteri. Sebaiknya mandi hanya sebentar dan langsung keringkan tubuh setelah mandi.

2. Jangan Berendam Dalam Air

Berendam dalam air dapat membuat gelembung-gelembung cacar air pecah dan berisiko terinfeksi bakteri. Sebaiknya mandi dengan cara berdiri dan hindari berendam dalam air.

3. Gunakan Air Yang Bersih Dan Keringkan Tubuh Setelah Mandi

Menggunakan air yang kotor atau tidak bersih dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri pada gelembung-gelembung cacar air yang terbentuk pada kulit. Sebaiknya gunakan air yang bersih dan langsung keringkan tubuh setelah mandi untuk menghindari infeksi bakteri.

4. Hindari Berbagi Handuk Atau Perlengkapan Mandi

Cacar air sangat menular, sehingga hindari berbagi handuk atau perlengkapan mandi dengan orang lain untuk menghindari penyebaran virus.

Dengan memperhatikan perhatian khusus saat mandi saat terkena cacar air, penderita dapat menjaga kebersihan tubuh dan meredakan rasa gatal pada kulit tanpa menyebarkan virus dan merusak gelembung-gelembung cacar air yang terbentuk pada kulit.

Demikian informasi kesehatan mengenai ‘Apakah Cacar Air Boleh Mandi ?’. Semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat Gensehat semua ya!

Tinggalkan komentar