Cara Terapi Anak Autis Di Rumah

Photo of author

By admin

Cara terapi anak autis di rumah. Autisme, atau Autism Spectrum Disorder (ASD), adalah kondisi gangguan perkembangan fungsi otak yang mencakup masalah komunikasi, interaksi sosial dan perilaku. Kondisi ini biasanya terjadi saat lahir, mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan secara menyeluruh.

Gangguan ini dapat teridentifikasi pada anak-anak dengan keterlambatan berbicara, kurangnya minat pada orang lain, atau perilaku yang tidak biasa. Pada umumnya gejala ini muncul sebelum usia 3 tahun.

Pengidap autisme memiliki masalah komunikasi. Sulit bagi mereka untuk memahami apa yang orang lain pikirkan dan rasakan. Hal ini membuat mereka sulit untuk mengungkapkan apa yang ada di pikiran mereka, baik secara verbal maupun melalui gerak tubuh, ekspresi wajah dan sentuhan.

Orang dengan autisme mungkin mengalami kesulitan belajar. Namun, uniknya bisa berkembang dengan kemampuan yang berbeda. Misalnya, mereka mungkin kesulitan berkomunikasi tetapi unggul dalam seni, musik, matematika, atau memori. Karena itu, mereka dapat bekerja dengan baik dalam penelitian atau analisis masalah.

Diagnosis Gangguan Autisme

Orang tua atau pengasuh anak mungkin melihat tanda-tanda pertama dari masalah autisme ini sebelum anak mencapai usia satu tahun. Namun, gejala biasanya baru terlihat saat anak berusia 2 atau 3 tahun. Dalam beberapa kasus, masalah fungsional yang terkait dengan autisme bisa ringan dan tidak muncul sampai anak mulai sekolah, setelah itu keanehan pada mereka dapat kita lihat ketika mereka berada di antara teman sebayanya.

Ciri-ciri yang umum dari anak yang mengidap autisme:

  • Kurangnya minat berbagi dengan orang lain
    Sulit untuk memahami perasaan sendiri dan perasaan orang lain
    Enggan untuk melakukan eye-contact
    Kurangnya keterampilan dalam menggunakan gerakan non-verbal
    Kesulitan menjalin pertemanan
Baca juga..
Pengobatan Autisme
4 Terapi Disleksia untuk Anak

Terapi Bagi Anak Autis

Terdapat banyak terapi untuk anak penderita autisme yang dapat kita lakukan di rumah untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Jenis perawatan untuk anak autis yang perlu kita ketahui:

Terapi Visual

cara terapi anak autis di rumah
Terapi menggambar anak autis

Banyak dari anak-anak penderita autisme memiliki kemampuan visual yang baik. Oleh karena itu, cara pembelajaran komunikasi melalui gambar dapat kita lakukan.

Terapi visual untuk anak autis bisa Anda lakukan di rumah, misalnya dengan memberi mereka gambar hewan, kemudian memberi nama hewan tersebut dan meminta si anak untuk menunjuk gambarnya.

Selain itu, dapat mengembangkan kemampuan pengidap autis dengan mendorong perilaku yang baik dan mencegah perilaku buruk. Di antaranya meliputi pemberian reward positif, mengembangkan keterampilan berbicara, dan meningkatkan motivasi anak untuk belajar dan berkomunikasi dengan orang lain.

Terapi Wicara

cara terapi anak autis di rumah
Terapi bicara anak autis

Anak-anak pengidap autisme mungkin juga mengalami kesulitan berbicara. Akan sulit bagi mereka untuk mengungkapkan pikiran mereka atau memahami orang lain.

Maka dari itu, terapi wicara penting untuk pengobatan anak dengan gangguan wicara.

Dalam prakteknya, Anda dapat melakukan terapi autis di rumah dengan memintanya bernyanyi, atau meningkatkan kemampuan berbicara dengan melatih otot-otot bibir atau wajah menggunakan cermin.

Baca juga..
Tips Menjaga Kesehatan Kulit Bayi
Bagaimana Cara Memandikan Bayi yang Baru Lahir?

Terapi Biomedis

Perawatan biomedis banyak digunakan untuk anak-anak penyandang autis. Sebab, menurut penelitian, ada penyakit metabolik dalam tubuh penderita autis yang mempengaruhi sistem syaraf pusat. Perawatan juga termasuk penggunaan obat-obatan dalam pengobatan autisme. Biasanya, perawatan biomedis berdasarkan metode DAN (Defeat Autism Now).

Dokter yang terlatih dalam sistem DAN akan menentukan makanan, perawatan lain, atau suplemen mana yang terbaik untuk merawat penderita autisme.

Terapi biomedis harus kita lakukan segera setelah hasil tes laboratorium diperoleh. Setiap masalah metabolisme yang ada harus diatasi dengan obat-obatan, vitamin, suplemen dan pola diet.

Terapi Kemampuan Sosial

Anak anak penyandang autis akan mengalami kesulitan bersosialisasi dan berkomunikasi. Mereka membutuhkan bantuan untuk meningkatkan keterampilannya untuk mengadakan percakapan, terhubung dengan orang baru, dan mengetahui taman bermain. Seorang psikolog sosial dapat membantu menciptakan atau memelihara hubungan sosial.

Selain itu, Anda juga bisa membantu merawat anak autis ini di rumah, misalnya dengan mengajaknya bermain bersama saudara-saudaranya dan bermain puzzle, menggambar atau bermain sepak bola bersama.

Di samping itu, terapi ini juga mengajarkan anak-anak penyandang autis keterampilan yang mereka butuhkan untuk berinteraksi dengan orang lain, termasuk melakukan percakapan atau memecahkan masalah.

Terapi Fisik / Fisioterapi

cara terapi anak autis di rumah
Terapi fisioterapi anak autis

Beberapa anak dengan autisme mungkin memiliki masalah perkembangan motorik. Fisioterapi dapat kita lakukan untuk mengatasi hal tersebut. Terapi autisme mencakup program dan latihan yang mengembangkan keterampilan motorik dan meningkatkan kekuatan, postur, dan keseimbangan.

Fisioterapi bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan motorik anak dengan melatih kekuatan otot dan koordinasi sehingga dapat bermain dengan mudah dengan anak lain.

Terapi Okupasi

Terapi okupasi (OT) membantu orang bekerja pada kemampuan kognitif, fisik, dan sosial mereka. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan sehari-hari yang memungkinkan orang menjadi lebih mandiri dan berpartisipasi dalam lebih banyak kegiatan.

Untuk orang dengan autisme, program terapi okupasi sering berfokus pada keterampilan bermain, strategi belajar, dan perawatan diri. Selain itu, terapi ini juga dapat membantu mengelola masalah psikologis.

Terapi Sensori

Merupakan terapi yang dapat membantu anak-anak belajar menggunakan semua indera mereka secara bersama-sama, yaitu sentuhan, penciuman, pengecapan, penglihatan dan pendengaran. Diklaim bahwa terapi ini dapat memperbaiki perilaku yang menantang atau berulang. Perilaku ini mungkin terkait dengan kesulitan dalam memproses informasi emosional.

Aktivitas yang berbeda membutuhkan banyak indera untuk aktif pada saat yang bersamaan – misalnya, ketika seorang anak makan, indra penciumannya membuat anak sadar akan apa yang dia makan. Sementara itu, indera pendengarannya mengeluarkan suara latar, dan sistem visual anak diaktifkan; dengan menambahkan rasa sentuhan yang membuat anak sadar akan sifat makanan. Namun, jika salah satu dari emosi ini dirangsang secara berlebihan atau kurang (seperti yang sering terjadi pada anak autis), keinginan anak untuk makan dipengaruhi oleh apakah makanan tersebut telah dia terima atau tidak.

Terapi Bermain

Cara merawat anak dengan autisme bisa kita lakukan di rumah melalui terapi bermain.

Terapi bermain merupakan salah satu bentuk konseling yang menggunakan permainan untuk mengatasi masalah perilaku pada anak, termasuk autisme. Contoh mainan untuk anak autis bisa berupa puzzle, susun balok, lego, atau play dough.

Melalui terapi bermain, anak autis dapat melatih keterampilan sosial dan emosional, meningkatkan bahasa atau komunikasi, dan memperluas cara mereka bermain dan berinteraksi dengan orang lain.

Berikut tadi merupakan beberapa tips cara terapi anak autis di rumah. Semoga bermanfaat ya sahabat, Gensehat!

Tinggalkan komentar