Pantangan Setelah Operasi Sinusitis

Photo of author

By admin

Pantangan Setelah Operasi Sinusitis. Sinus adalah ruang kecil yang terhubung satu sama lain melalui udara di tengkorak. Sinus paranasal adalah rongga di tulang frontal yang meliputi sinus frontal (di dahi), sinus ethmoid (di pangkal hidung), sinus maksilaris (kanan dan kiri), dan sinus sphenoid (di belakang sinus ethmoid).

Fungsi sinus adalah untuk memanaskan/melembabkan nafas, membantu mengatur tekanan intranasal, berpartisipasi dalam perlindungan tubuh, membuat tengkorak lebih mudah, dan memberikan suara.

Rinosinusitis adalah peradangan pada selaput atau penutup hidung dan sinus paralisis, yang tersering adalah sinusitis maksilaris dan sinusitis etmoidalis, sedangkan sinusitis frontal dan sinusitis sfenoid jarang terjadi.

Sinusitis memiliki arti peradangan, yaitu peradangan pada hidung atau paranasal. Para penderita sinusitis biasanya akan merasakan sakit nyeri di bagian hidung. Penyakit ini terjadi karena adanya infeksi jamur, virus dan bakteri yang mengakibatkan bagian sinus akan menghasilkan banyak lendir. Sehingga pada akhirnya menyebabkan penyumbatan di rongga hidung.

Apakah Operasi Sinusitis Harus Dilakukan ?

Faktanya, tidak semua penanganan sinusitis memerlukan tindakan operasi. Sebab kasus sinusitis, terutama yang ringan maupun yang berat, dapat terobati dengan obat medis dan dapat dilakukan secara mandiri di rumah.

Dalam kebanyakan kasus, tindakan operasi harus kita lakukan jika gejala sinusitis terjadi berulang kali. Baik dalam periode setahun atau berlangsung dalam jangka waktu yang lebih lama.

Kondisi ini bernama sinusitis kronis, yaitu peradangan pada sinus yang berlangsung lebih dari 12 minggu.

Selain itu, pembedahan harus segera kita lakukan jika radang sinus berhubungan dengan adanya polip hidung. Polip hidung adalah pertumbuhan pada lapisan saluran hidung dan sinus.

Polip besar dapat menyebabkan masalah pernapasan yang serius dan buruk bagi indra penciuman Anda. Kondisi ini juga bisa menjadi penyebab sinusitis karena berisiko menyebabkan infeksi sinus.

Pembedahan juga dapat kita lakukan jika terdapat masalah atau kelainan pada struktur hidung, seperti deviasi septum atau tulang hidung bengkok.

Baca juga..
Cara Mengobati Cedera Otot Setelah Berolahraga
Asam Lambung Naik Minum Apa Sebaiknya ?

Beberapa Jenis Operasi Sinusitis

pantangan setelah operasi sinusitis
operasi sinusitis

Perlu kita ketahui bahwa operasi sinusitis memiliki beberapa jenis. Hal ini tergantung pada tingkat keparahan kondisi sinusitis pasien itu sendiri. Antara lain:

1. Image-Guided Surgery

Prosedur ini menggunakan endoskopi dan penggunaan kamera selama operasi untuk melihat kondisi di dalam sinus yang dapat dilihat dengan CT scan dan scan.

Dengan cara ini, dokter dapat melihat gambar tiga dimensi dan melihat dengan jelas bagian sinus yang tersumbat sehingga dapat teridentifikasi dengan baik.

Secara umum, prosedur ini direkomendasikan untuk orang dengan masalah sinus parah yang menjalani operasi terlebih dahulu.

2. Operasi Sinus Endoskopi Fungsional

Prosedur ini adalah jenis operasi yang umum. Operasi ini menggunakan alat yang bernama endoskopi. Endoskopi adalah tabung serat optik tipis.

Alat ini terdiri dari teleskop dan beberapa alat bedah yang kemudian dimasukkan ke dalam hidung untuk mengangkat jaringan dan berbagai benda lain yang menyumbat sinus.

Karena prosedur ini dengan cara memasukkan alat ke dalam rongga hidung, Anda tidak akan memiliki jaringan atau bekas luka seperti operasi biasa.

Keuntungan dari metode ini adalah tidak sakit karena tidak memerlukan pembedahan, jarang melibatkan pengangkatan jaringan normal.

3. Operasi Sinuplasti Balon

Operasi sinuplasti mungkin cocok menjadi pilihan anda karena dokter tidak perlu mengeluarkan apapun dari sinus Anda.

Dokter akan memasukkan selang kecil ke dalam hidung, yang ujungnya adalah balon kecil. Balon membantu membersihkan saluran sehingga sinus dapat mengalirkan udara dengan baik.

4. Operasi Caldwell Luc 

Operasi Caldwell Luc adalah prosedur langka untuk pengobatan sinusitis. Dokter melakukan prosedur ini ketika prosedur medis lainnya tidak dapat mengobati sinusitis Anda.

Dalam operasi ini, dokter akan membuat lubang kecil. Letaknya di gusi antara bibir atas. Lubang tersebut dibuat sedemikian rupa sehingga dapat mencapai ke dalam sinus maksilaris, yaitu lubang besar yang terletak di bawah tulang pipi kanan dan kiri. Dengan cara ini lendir bisa keluar dari rongga sinus.

Baca juga..
7 Penyebab Nyeri di Bawah Dada
Cara Mengobati Penyakit Ginjal Stadium Awal

Aktivitas Yang Sebaiknya Dihindari Pasca Operasi Sinusitis

Setelah melakukan operasi, bukan berarti masalah pada sinus langsung teratasi. Ada beberapa pantangan setelah operasi sinusitis yang perlu kita ketahui agar hasil operasi dapat maksimal.

1. Aktivitas Ekstrim

Contohnya antara lain : berenang dan menyelam. kedua aktivitas olahraga tersebut dapat memaksa air masuk ke rongga sinus melalui saluran hidung. Selain itu, olahraga berlebihan dapat menyebabkan mimisan dan terbentur.

2. Mengkonsumsi Makanan Yang Dapat Memicu Sinustitis

Makanan dan minuman yang sebaiknya kita hindari setelah melakukan operasi sinusitis antara lain makanan pedas, soda, makanan dingin (es krim), produk susu, dll. Makanan yang tepat setelah operasi sinusitis adalah sayur dan buah.

3. Naik Pesawat Terbang

Bepergian menggunakan pesawat merupakan hal yang sebaiknya tidak dilakukan bagi penderita sinusitis. Sebab, tekanan udara yang berbeda dapat menyebabkan sakit telinga yang tak tertahankan. Namun, jika Anda harus masuk ke pesawat secara tidak sengaja, sebaiknya tutup hidung dan mulut Anda dan cobalah bernapas melalui mulut.

4. Angin

Angin dengan tekanan udara yang sangat kencang yang dapat menimbulkan rasa nyeri pada rongga sinus dan memperparah sumbatan pada rongga tersebut.

5. Polusi Udara

Saat terpapar alergen dari polusi udara, sistem imunitas tubuh bereaksi karena menganggap alergen tersebut berbahaya.

Akibatnya, tubuh menghasilkan banyak zat kimia yang menyebabkan selaput lendir hidung membengkak dan produksi lendir di hidung meningkat dan menyebabkan sinusitis.

6. Membuang Ingus Terlalu Kencang

Terlalu menekan begitu kuat saat mengeluarkan ingus dapat mengiritasi saluran hidung Anda. Selain itu, prosedur ini juga berisiko mendorong bakteri hidung ke dalam sinus. Jadi, sebaiknya Anda membuang ingus perlahan dan memutar dari kiri ke kanan.

Demikianlah beberapa informasi mengenai pantangan setelah operasi sinusitis. Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat ya, sahabat gensehat!

Tinggalkan komentar